
To help keep our community authentic, we're showing information about accounts on Linktree.
Sudut Kantin Project has been a member of Linktree for 5 years and joined in April 2021. The social media accounts linked to from Sudut Kantin Project are: • Facebook • YouTube • WhatsApp • Email • X Besides social media accounts, sudutkantincom has populated their site with: • Anggaran Perpustakaan Cupet, Akses ke Pengetahuan jadi Macet • Satir Senyap, Alih Fungsi Lapangan Bola ala Umar Haen dalam Single ‘Tak Jadi Main Bola’ • Bunga-Bunga Api Sesat Arah: Ketika Partikel Tak Menemukan Tubuh • Agensi Tekstur, Agensi Kultur: Ulasan Pertunjukan ‘Bajuku, Bajumu, Bhinneka in Fashion’ • Najawa: Ketika Komik Memilih Jalanan • Antek Asing: Kumpulan Puisi Aryatama • Di manakah Letak Regulasi di Tiap-Tiap Jalan yang Kita Lewati? • Para Perasuk (2026): Rasuk, Rakus, Rusak, Kuras, dan Rasuk • Film ‘ROOTS' Walter Spies: Akar yang Menumbuhkan Tatapan • Pada kepulangan-kepulangan yang tertunda: Kumpulan Puisi Aldi Hermawan • Biografi, atau Untuk Apa Film ‘Tanah Sabrang’ Dibuat? • Melacak Bangunan Saksi Bisu Kelahiran Gerwani • Media Musik yang Propagandis: Sebuah Proposal • Intimate Wedding: Kembali ke Makna atau Kapitalisme Gaya Baru? • “Fog Planet, Consumed”: Ritual Kosmik Deathgang di Tengah Kehancuran • Ketika Warga Melawan dengan Arsipnya Sendiri: Catatan-Catatan dari Thailand • Pelajaran Mencintai Bumi: Kumpulan Puisi Imam Budiman • Melihat Photos-Graphos di Pameran Tunggal ‘Solstice’ Vicky Saputra • Persepsi: Beban Kontrol Wacana • Muara Bagi yang Patah, Hidup Hanya Menunda ke Jakarta • Silent Gigs di Simak Siar Vol. 27: Musik dalam Senyap, Riuh dalam Diri • Mendengarkan Dialita, Belajar Merawat Kerja Perawatan untuk Penyintas Tahanan Politik • Herry Sutresna: Perang Kebudayaan di Ranah Musik • Bob Marley dan Pramoedya Ananta Toer Masih Terus Hidup • Dubito Ergo Amo: Saya Ragu, Maka Saya Mencintai • Merawat Ingatan: Meramu Arsip Kota Jember adalah Bagian dari Kerja-Kerja Kemanusiaan • pelarian kalcer 3: Kumpulan Puisi Randy Levin Virgiawan • Partikelir: Bahasa Tanda Zaman • Surat Untuk Ambu, Catatan Pementasan Teater Samana • Pasar Pagi: Kumpulan Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana • ‘Broken Strings’ dan Refleksi atas Ranah Publik • Ledakan Suara Zekzek, Album S/T jadi Kritik dari Tubuh dan Ruang • Studio Serakit: Membangun Ruang Alternatif dan Ekosistem Seni di Kabupaten Jember • Setelah 2025 Usai: Persoalan dan Gejala Seni Berbasis Arsip • ‘Dōke no Hana’ (1935) Osamu Dazai: Selamat Datang di Kesedihan, Penduduk Satu • Imaji Revolusi dalam Album ‘Luciferian Towers’ karya Godspeed You! Black Emperor • Film ‘La Haine’ (1995): Kerja Kolektif dan Budaya Jalanan sebagai Perlawanan • Menyisir ke Palung: Catatan Kurator Residensi MTN Lab Bali • Dari Tanam Paksa ke Ketahanan Pangan, Jubah Baru Kolonialisme? • Di Bawah Mimbar: Kumpulan Puisi Dimas Sanubari • Yes No Wave Music: Siasat Desentralisasi Bunyi, Arsip, dan Ilmu Pengetahuan • Halaman Rumah: Kumpulan Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana • Menyemai Benih di Kaki Menoreh • Musik Keras untuk yang Lemah Lembut: Impresi Menyaksikan Mayhem di RIS 2025 • Kretek dan Cara Kota Kecil Menulis Sejarahnya Sendiri • Tugu Gong Si Bolong: Memori yang Melekat di Persimpangan • Dari Kios Diorama ke Omah Samin: Melepas Bentuk dan Tumbuh Bersama • Mata-Mata Prasangka: Kumpulan Puisi Febriana • Last Living Ceremony: Ritual Terakhir Sebelum Punah? • Dukung Sudut Kantin mulai dari 10 ribu rupiah! • Tidak Ada Jalan Pintas di EP ‘Jalan Pintas’ Yanuar Sastra • Manifesto Kejujuran Holden Caulfield: “The Catcher in the Rye” Sebagai Kritik Sosial dan Budaya Modern • Waktu: Kumpulan Puisi Angela Ardhika Sinthawati • Orang-Orang Pesantren dan Semaan Puisi di Rumah Sapardi Djoko Damono • Asrama Dara (1958): Tenang dalam Tegangan • Teater Manekin: Ketika Tubuh-tubuh Bebas itu Mati di Ruang Rias • Historiografi Maritim dari Bawah • Copet Itu Berengsek dan Gigs Tak Butuh Sampah Sepertimu! • Sumatra: Krisis Kapitalisme Global • Titik-Titik: Kumpulan Puisi Faza Nugroho • The Jeblogs: 1 Dekade & Album 'Sambutlah' • Spotify, Genosida, dan Kebimbangan Kami sebagai Musisi Kabupaten • ‘Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan’: Perjalanan Mencapai Titik Tuju? • Menyalakan Bara Ingatan, Puja Doa Kretek, dan Arti Hari Kretek yang Belum Ditemukan • Malam Gelap di Benteng Vastenburg: Katarsis Dari Rock In Solo 2025 • Rani Jambak dan Perjalanan Auditori Mengenal Jejak Leluhur • Atas Nama Estetika: Paranoid Reading, Biennale di Periferi Dunia, dan Motif Kritik Kita • Srawung Sastra: Merayakan Puisi di Piwulang Padepokan Sastra dan Seni • Di Bawah Bayang Ulin: Kumpulan Puisi Oktavius Ekapranata • Curhat Colongan dari Lantai Pameran Biennale Jogja 18 di Monumen Bibis • Film ‘Pangku’ (2025): Kelambu yang Melindungi Sartika dari Tatapan Maskulin dan ‘Saru’ › Sudut Kantin Project • Kami Generasi Z Mengeja Mia Bustam • When Noise Feels More Human than Pop: Romantika Kegelapan Pelteras dalam ‘Krisan’ • Artikel lainnya di website!